Akuntansi Mengabdi Desa 2026

 Inovasi Kecil, Dampak Besar: HIMA Poliban Gelar

“Akuntansi Mengabdi Desa 2026” di Desa Tatah

Hampalam

TATAH MAKMUR, Himpunan Mahasiswa Akuntansi Politeknik Negeri Banjarmasin kembali mengadakan program “Akuntansi Mengabdi Desa 2026” pada 23–24 Mei 2026 di Desa Tatah Hampalam, Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar. Kegiatan ini mengusung tema “Inovasi Kecil, Dampak Besar Bagi Desa: Ekonomi Kreatif Desa” dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pertanian ramah lingkungan dan penguatan ekonomi kreatif desa.

    

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ibu Nailiya Nikmah, S.Pd., M.Pd., MCE., S.Ak. yang memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi serta Bapak Mahyuni, S.E., Ak., CA., M.M. yang juga memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Selain itu, turut hadir Bapak Abdul Qadir selaku Kepala Lingkungan sebagai perwakilan desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta anggota Himpunan Mahasiswa Akuntansi Politeknik Negeri Banjarmasin yang berperan dalam pelaksanaan kegiatan dan pendampingan masyarakat selama program berlangsung.

Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan upacara pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi ke Madrasah Ibtidaiyah Mambaul Ulum. Setelah itu, mahasiswa melaksanakan sosialisasi pembuatan MOL (Mikroorganisme Lokal) dan pemaparan materi oleh ibu Nurul Mukhlisah, S.E., M.M mengenai tata cara pencatatan keuangan sederhana bagi para petani. Selanjutnya, diadakan berbagai lomba untuk anak-anak desa sebagai bentuk pendekatan dan hiburan edukatif kepada masyarakat. Saat waktu magrib, panitia dan warga mengadakan selamatan bersama yang turut dihadiri oleh Bapak Julkawait, S.E., M.M., kemudian malam harinya dilanjutkan dengan kegiatan menonton film horor bersama warga desa.



Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan jalan santai sekaligus gotong royong bersama masyarakat desa yang disertai pembagian undian dan pembagian sembako kepada warga. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, acara kemudian ditutup secara resmi sebagai akhir dari program “Akuntansi Mengabdi Desa 2026”.

Salah satu kegiatan utama dalam program ini adalah sosialisasi dan praktik pembuatan pupuk organik cair berbasis MOL (Mikroorganisme Lokal). Mahasiswa bersama warga mempraktikkan langsung proses pembuatan MOL dari bahan organik lokal seperti sisa buah, sayuran, dan nasi basi yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk cair penyubur tanaman. Inovasi ini diharapkan menjadi solusi alternatif bagi petani di tengah tingginya harga pupuk kimia.



Selain praktik pembuatan MOL, mahasiswa Akuntansi Poliban juga memberikan pemahaman mengenai ekonomi kreatif dan pencatatan keuangan sederhana. Warga dibekali pengetahuan tentang efisiensi biaya, potensi usaha pupuk organik cair, hingga cara menghitung modal dan menentukan harga jual produk agar dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Kegiatan Akuntansi Mengabdi Desa 2026 mendapat dukungan dari berbagai sponsor dan mitra, seperti PT Adaro Energy Indonesia, PMI, serta beberapa lembaga dan media lokal. HIMA Poliban berharap program ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Tatah Hampalam serta mendorong terciptanya desa yang mandiri, kreatif, dan melek finansial. 

Previous
Next Post »